TRENDING

5 Apr 2011

Tertular Cara Berpikir


Sikap sama menularnya dengan virus. Yang lebih buruk dari semua itu adalah sikap buruk. Seorang manajer baseball yang bijaksana pernah berkomentar bahwa ia tidak pernah mengizinkan para pemain yang positif berada di dalam satu ruangan dengan para pemain yang negatif saat mereka sedang dalam perjalanan. Sewaktu ia membagi kamar, ia selalu menempatkan yang negative bersama dalam satu ruangan agar mereka tak dapat meracuni yang lain.

Salah satu contoh betapa cepatnya sikap buruk menular melalui pikiran adalah kisah dari Norman Cousins. Suatu kali, dalam sebuah pertandingan sepakbola, seorang dokter dari pusat pertolongan pertama merawat lima orang karena dicurigai keracunan makanan. Karena gejala serupa, ia berusaha melacak apa yang sama diantara mereka. Ia segera menemukan bahwa kelima orang itu semuanya membeli minuman dari sebuah kios tertentu di stadion itu.

Sang dokter ingin melakukan sesuatu yang bertanggung jawab, maka ia minta agar si pemberi pengumuman dalam pertandingan itu untuk menyarankan supaya orang-orang di stadion itu tidak membeli minuman dari stand yang satu itu karena ada kemungkinan keracunan. Tak lama kemudian, lebih dari dua ratus orang mengeluh gejala keracunan makanan. Hampir separuh jumlah orang itu menunjukkan gejala yang parah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Tetapi ceritanya belum selesai. Setelah diselidiki ternyata lima korban awal itu telah makan salad kentang yang tercemar di sebuah toko roti dalam perjalanan mereka menuju tempat pertandingan itu. Ketika “para penderita” lain mendengar bahwa minuman di stadion itu aman, mereka dalam sekejab mengalami kesembuhan yang ajaib. Cerita ini membuktikan bahwa apa yang kita percayai dengan cepat menyebar dan mempengaruhi kehidupan orang-orang di sekitar kita.

Sumber : John C Maxwell; 17 Hukum Tak Tersangkali; EQUIPS

Posting Komentar

Berikan komentar Anda ..... Tuhan Memberkati.....

 
Back To Top